6 Tips Mengajarkan dan Mengenalkan Anak Menggunakan Masker

Dalam memilih masker kain untuk anak-anak pertimbangan bahan serta ukuran yang pas sangat penting. Dalam hal ini, Anda dapat mempercayakan toko jual masker kain yang dapat mendesain masker untuk anak-anak.


Tidak semua anak dapat menggunakan masker kain. Masker kain dapat digunakan oleh anak-anak yang berusia di atas dua tahun. Untuk anak yang berusia di bawah dua tahun, lebih baik menghindari kerumunan atau tidak diajak keluar rumah terlebih dahulu agar tetap terlindungi. Namun, jika terpaksa keluar rumah, ajaklah anak menggunakan masker dengan benar.


Jika Anda memiliki anak di atas dua tahun, salah satu tantangan terbesar adalah mendisiplinkan anak mengenakan masker. Hal ini tentu tidak mudah bagi orang tua, apalagi ini adalah hal yang baru.


Mengajarkan dan Mengenalkan Anak Menggunakan Masker


Ada beberapa tips agar anak tidak enggan mengenakan masker, yaitu:


  1. Beri Pengertian pada Anak

Berilah pengertian dan bahasa yang mudah dipahami mengapa menggunakan masker penting. Carilah sumber-sumber yang menerangkan mengenai virus Corona, kuman, atau bakteri yang dapat terpapar pada anak.

 

Selain menggunakan bahasa sederhana, Anda juga dapat memberikan pemahaman pada anak melalui cerita bergambar. Hal ini akan memudahkan proses penerimaan pada anak.

 

Ajak anak Anda bermain dengan mainannya yang dikenakan masker. Anda dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya mengenakan masker pada anak balita.

 

Jika Anda memiliki anak yang sudah beranjak remaja, seringlah berdiskusi mengenai keadaan saat ini yang sebenarnya. Selalu ingatkan anak agar menggunakan masker dengan benar.

 

  1. Memilih Corak yang Disukai Anak

Pilihlah corak masker kain yang disukai anak. Di toko jual masker kain, Anda dapat memilih corak serta desain motif yang disukai anak Anda. Ajak anak Anda untuk memilih corak dan motif yang dia suka.

 

Anda juga dapat mendorongnya untuk mendesain sendiri masker kain yang dia inginkan. Tentu hal ini akan memberikan semangat dan kebanggaan ketika anak mengenakan masker desainnya sendiri.

 

  1. Usahakan untuk Tetap Di Rumah

Mengenakan masker mungkin akan terasa pengap atau sesak. Ini juga dialami oleh orang dewasa. Untuk anak-anak, usahakan agar anak Anda tidak terlalu sering di tengah keramaian.

 

Apabila harus berada di keramaian, pastikan bahwa kunjungan ke tempat tersebut tidak terlalu lama. Jika terlalu lama, anak akan merasa risih pada masker kainnya dan dapat melepas tanpa sepengetahuan Anda.

 

  1. Kunjungi Tempat yang Tidak Terlalu Ramai

Untuk menghindari kebosanan pada anak akibat isolasi mandiri dan tidak boleh keluar main ataupun harus sekolah dari rumah, ajaklah anak Anda ke tempat wisata yang sekiranya tidak padat pengunjung dan di ruangan terbuka. Sebagai contoh adalah pantai, taman kota yang luas, kebun teh, atau jalan-jalan di sekitar kompleks perumahan saat pagi hari.

 

Di ruangan terbuka dan sepi, Anda dan anak Anda tidak perlu mengenakan masker asalkan menjaga jarak dengan orang lain sekitar dua meter.

 

  1. Pilih Bahan Masker yang Ringan dan Lembut

Pilihlah bahan masker kain yang lembut dan ringan untuk anak. Bahan sangat penting agar anak merasa nyaman saat mengenakan masker kain.

 

  1. Sesuaikan Ukuran Masker pada Anak

Sesuaikan ukuran masker dengan wajah anak agar tidak ada celah di bagian hidung, dagu, dan tulang pipi. Masker yang terlalu besar justru membahayakan anak karena dapat mudah terkena percikan sekresi.


Anak meniru orang tua mereka dalam bersikap. Oleh karena itu, Anda harus menjadi contoh yang baik saat menggunakan masker. Lakukan contoh itu sedikit demi sedikit dan konsisten sehingga anak akan mengerti bahwa mengenakan masker di tengah keramaian adalah hal yang wajib.


Dalam memilih masker anak, percayakanlah pada toko jual masker kain yang sudah berpengalaman membuat masker anak. Masker yang pas dikenakan dapat membantu anak Anda menghindari paparan sekresi.


Semoga tips di atas bermanfaat, ya.


No comments